UMRAH Dorong Pemanfaatan 3D Printing sebagai Media Pembelajaran Inovatif untuk Mendukung SDGs
Tanjungpinang- Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) terus mendorong inovasi dalam pemanfaatan teknologi pembelajaran. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan “Pemanfaatan 3D Printing sebagai Media Pembelajaran Inovatif untuk Mendukung SDGs” yang dilaksanakan di Ruang FabLab FKIP UMRAH, Kamis (3/9).
Kegiatan yang mengusung tema “EduAction for SDGs” ini diselenggarakan oleh Unit Pengelola Pengembangan Teknologi Pembelajaran (UP2TP) FKIP UMRAH.
Kegiatan menghadirkan dua pemateri, yakni Dr. Fitriah Khoirunnisa, S.Pd., M.Ed. sebagai Pemateri I dan Noviana Ika Puspitasari, S.Pd. sebagai Pemateri II. Keduanya memberikan wawasan mengenai potensi 3D printing sebagai salah satu teknologi yang dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan media dan model pembelajaran secara lebih konkret.
Melalui teknologi 3D printing, ide dan desain digital dapat diwujudkan menjadi objek tiga dimensi yang dapat digunakan secara langsung dalam proses pembelajaran. Hal ini memberikan peluang bagi pendidik untuk menghadirkan pengalaman belajar yang lebih menarik sekaligus membantu peserta didik memahami berbagai konsep yang bersifat abstrak melalui objek yang lebih nyata.
“Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung penguatan kompetensi, pemanfaatan, serta pengembangan teknologi pembelajaran yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan pendidikan di era digital,” ujar Dekan FKIP UMRAH.
Menurutnya, perkembangan teknologi perlu diikuti dengan kemampuan untuk memanfaatkannya secara tepat dalam proses pendidikan. Teknologi tidak hanya menjadi perangkat pendukung pembelajaran, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk mendorong kreativitas, inovasi, dan kemampuan pemecahan masalah.
Pemanfaatan 3D printing juga memiliki potensi untuk mendukung pembelajaran berbasis proyek. Mahasiswa maupun peserta didik dapat dilibatkan mulai dari tahap menemukan ide, merancang objek, membuat desain, hingga menghasilkan produk tiga dimensi. Proses tersebut dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih aktif, kolaboratif, dan berorientasi pada penciptaan solusi.
Sementara itu, Prof. Won Koo Lee menyampaikan harapannya agar kegiatan tersebut memberikan manfaat yang luas bagi generasi mendatang, khususnya dalam membangun budaya inovasi di lingkungan pendidikan.
“Harapannya kegiatan ini memberikan manfaat yang sangat luar biasa untuk generasi agar menjadi lebih inovatif,” ujar Prof. Won Koo Lee.
Ia berharap pemanfaatan teknologi dalam pendidikan dapat terus dikembangkan melalui kerja sama dan berbagai kegiatan inovatif sehingga generasi muda memiliki kesempatan untuk mengeksplorasi ide serta menghasilkan karya yang bermanfaat.
Kegiatan EduAction for SDGs sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat pemahaman bahwa inovasi teknologi dan pendidikan berkelanjutan memiliki keterkaitan yang erat. Pemanfaatan teknologi secara kreatif dan bertanggung jawab dapat mendukung terciptanya proses pembelajaran yang lebih efektif, kontekstual, dan berorientasi pada masa depan.
Melalui kegiatan ini, UP2TP FKIP UMRAH berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan teknologi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan pendidikan. Pemanfaatan 3D printing diharapkan tidak berhenti sebagai pengenalan teknologi, tetapi dapat berkembang menjadi bagian dari praktik pembelajaran, penelitian, dan pengembangan media pendidikan di lingkungan UMRAH.
