Praktisi Mengajar: Implementasi Kurikulum Merdeka & Optimalisasi AI dalam Pembelajaran Kimia SMA
Tanjungpinang- Mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia angkatan 2024 FKIP UMRAH telah sukses menyelenggarakan Seminar Bersama Praktisi bertema “Implementasi Kurikulum Merdeka dan Optimalisasi AI dalam Pembelajaran Kimia SMA” pada Jumat, 12 Desember 2025.
Kegiatan seminar dibuka secara resmi oleh dosen pengampu mata kuliah Telaah Kurikulum Kimia, Ibu Inelda Yulita, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya mahasiswa calon pendidik memahami implementasi nyata Kurikulum Merdeka serta mampu memanfaatkan perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan buatan, secara bijak dan pedagogis.
Seminar menghadirkan dua narasumber praktisi guru kimia SMA, yaitu Eva Dewi Yulianti, S.Pd. dari SMAN 7 Tanjungpinang dan Syarifah Asyura, S.Si., M.M. dari SMAN 2 Tanjungpinang, dengan moderator Lini Indah Wati Halawa.
Pemateri pertama memaparkan penguatan implementasi Kurikulum Merdeka yang berfokus pada pembelajaran mendalam (deep learning), sebagaimana ditegaskan dalam Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025.
Dalam paparannya dijelaskan bahwa pembelajaran mendalam menekankan proses belajar yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan, serta berorientasi pada pengembangan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan karakter peserta didik.
Materi kedua membahas optimalisasi pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran kimia SMA. AI diposisikan sebagai alat bantu yang dapat mendukung guru dalam merancang perangkat pembelajaran, menyusun evaluasi, serta menyediakan sumber belajar yang adaptif dan interaktif.
Namun demikian, pemateri juga menegaskan pentingnya etika dan kontrol dalam penggunaan AI agar tidak mengurangi kemandirian dan kemampuan berpikir kritis peserta didik.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa Pendidikan Kimia diharapkan memperoleh wawasan dan pengalaman autentik sebagai bekal menjadi pendidik profesional yang adaptif dan inovatif. Ujar Inelda Yulita.
