{"id":378,"date":"2026-06-21T06:32:48","date_gmt":"2026-06-21T06:32:48","guid":{"rendered":"https:\/\/pendkimia.fkip.umrah.ac.id\/?p=378"},"modified":"2026-06-23T08:23:36","modified_gmt":"2026-06-23T08:23:36","slug":"delegasi-ptsn-malaysia-menelusuri-jejak-peradaban-melayu-di-senggarang-dan-pulau-penyengat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pendkimia.fkip.umrah.ac.id\/?p=378","title":{"rendered":"Delegasi PTSN Malaysia Menelusuri Jejak Peradaban Melayu di Senggarang dan Pulau Penyengat"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Tanjungpinang<\/strong> \u2013 Selain mengikuti berbagai kegiatan akademik dalam Program Transformasi Akademik antara Politeknik Tun Syed Nasir Syed Ismail (PTSN), Johor, Malaysia dan Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), delegasi dosen dan mahasiswa PTSN juga berkesempatan mengenal lebih dekat sejarah dan budaya yang menjadi identitas Kepulauan Riau, pada tanggal 19 Juni 2026. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kunjungan budaya diawali dengan mengunjungi kawasan Senggarang, salah satu permukiman tertua di Kota Tanjungpinang yang dibangun oleh komunitas Tionghoa Teochew pada abad ke-18. Kawasan ini menjadi bukti harmonisasi budaya Melayu dan Tionghoa yang telah berlangsung selama ratusan tahun.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di Senggarang, peserta mengunjungi berbagai klenteng dan vihara bersejarah yang masih terawat dengan baik. Kegiatan ini memberikan wawasan mengenai keberagaman budaya yang turut membentuk perkembangan Tanjungpinang sebagai kota maritim yang terbuka terhadap berbagai peradaban.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah menyelesaikan rangkaian kegiatan akademik di UMRAH, rombongan melanjutkan wisata sejarah ke Pulau Penyengat, pusat peradaban Melayu yang memiliki nilai penting dalam sejarah Kesultanan Riau-Lingga dan dunia Melayu. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kegiatan di Pulau Penyengat diawali dengan Sholat Jumat di Masjid Raya Sultan Riau Penyengat. Masjid bersejarah tersebut merupakan simbol kejayaan Kesultanan Riau-Lingga yang pernah menjadi pusat perkembangan Islam, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan Melayu di Nusantara.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Peserta kemudian mengunjungi berbagai situs bersejarah menggunakan becak motor, termasuk Kompleks Makam Raja Ali Haji dan Engku Puteri Raja Hamidah. Melalui kunjungan tersebut, peserta memperoleh pemahaman mengenai kontribusi Raja Ali Haji sebagai Pahlawan Nasional dan pengarang <em>Gurindam Dua Belas<\/em>, serta peran penting Engku Puteri dalam sejarah Kesultanan Riau-Lingga. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Rombongan juga mengunjungi makam Raja Haji Fisabilillah serta mempelajari sejarah perjuangan dan perkembangan peradaban Melayu di kawasan Selat Malaka. Peserta turut memperoleh penjelasan mengenai hubungan kekerabatan Raja Ali Haji dengan Kesultanan Selangor yang mencerminkan eratnya hubungan masyarakat Melayu Indonesia dan Malaysia sejak dahulu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kunjungan ini semakin istimewa karena bertepatan dengan pembukaan Festival Penyengat Heritage 2026 yang menampilkan berbagai atraksi budaya seperti Festival Jong, Festival Gasing, Zapin Penyengat, Silat Persembahan, pertunjukan musik Melayu, serta wisata budaya dan kuliner khas Pulau Penyengat. Momen menarik terjadi ketika Direktur PTSN, Ts. Hamdan Bin Samdin, secara tidak sengaja bertemu dengan salah seorang sepupunya dari Malaysia yang sedang mengikuti Festival Gasing Internasional.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pertemuan tersebut menjadi simbol kuatnya hubungan kekeluargaan masyarakat Melayu lintas negara. Selain menikmati festival, peserta juga mencicipi kuliner khas Kepulauan Riau dan membeli berbagai produk lokal sebagai oleh-oleh. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melalui kunjungan ke Senggarang dan Pulau Penyengat, delegasi PTSN tidak hanya memperoleh pengalaman budaya yang berharga, tetapi juga semakin memahami akar peradaban Melayu yang menjadi jembatan persaudaraan antara Indonesia dan Malaysia serta memperkuat makna kerja sama internasional yang dibangun melalui sejarah, budaya, dan warisan bersama.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tanjungpinang \u2013 Selain mengikuti berbagai kegiatan akademik dalam Program Transformasi Akademik antara Politeknik Tun Syed Nasir Syed Ismail (PTSN), Johor, Malaysia dan Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), delegasi dosen dan mahasiswa PTSN juga berkesempatan mengenal lebih dekat sejarah dan budaya yang menjadi identitas Kepulauan Riau, pada tanggal 19 Juni 2026. Kunjungan budaya diawali dengan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":379,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_kad_blocks_custom_css":"","_kad_blocks_head_custom_js":"","_kad_blocks_body_custom_js":"","_kad_blocks_footer_custom_js":"","_kadence_starter_templates_imported_post":false,"_kad_post_transparent":"","_kad_post_title":"","_kad_post_layout":"","_kad_post_sidebar_id":"","_kad_post_content_style":"","_kad_post_vertical_padding":"","_kad_post_feature":"","_kad_post_feature_position":"","_kad_post_header":false,"_kad_post_footer":false,"_kad_post_classname":"","footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-378","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"acf":[],"taxonomy_info":{"category":[{"value":1,"label":"Berita"}]},"featured_image_src_large":["https:\/\/pendkimia.fkip.umrah.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/4\/2026\/06\/20260619_133119-scaled-e1782196309720-768x1024.jpg",768,1024,true],"author_info":{"display_name":"Pendidikan Kimia UMRAH","author_link":"https:\/\/pendkimia.fkip.umrah.ac.id\/?author=4"},"comment_info":0,"category_info":[{"term_id":1,"name":"Berita","slug":"berita","term_group":0,"term_taxonomy_id":1,"taxonomy":"category","description":"","parent":0,"count":27,"filter":"raw","cat_ID":1,"category_count":27,"category_description":"","cat_name":"Berita","category_nicename":"berita","category_parent":0}],"tag_info":false,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pendkimia.fkip.umrah.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/378","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pendkimia.fkip.umrah.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pendkimia.fkip.umrah.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pendkimia.fkip.umrah.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pendkimia.fkip.umrah.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=378"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/pendkimia.fkip.umrah.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/378\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":395,"href":"https:\/\/pendkimia.fkip.umrah.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/378\/revisions\/395"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pendkimia.fkip.umrah.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/379"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pendkimia.fkip.umrah.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=378"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pendkimia.fkip.umrah.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=378"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pendkimia.fkip.umrah.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=378"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}