Beranda blog

Fachrian Bachri Menjadi Perwakilan Indonesia Di Learning Through Pandemi: Global Student’s View

0

Tanjungpinang, Sabtu(12/12/2020) Fachrian Bachri mahasiswa pendidikan kimia Universitas Maritim Raja Ali Haji menjadi perwakilan indonesia dalam kegiatan Learning Through Pandemi: Global Student’s View.

Fachri mengatakan, dirinya sangat bangga karena dapat terpilih menjadi satu-satunya kegiatan yang di selenggarakan oleh Universitas Teknologi Mara, Malaysia. Menurut nya hal tersebut dapat berbagi pandangan terhadap pembelajaran daring dari perspektif mahasiswa yang ada di Indonesia.

Ada empat orang dari negara yang berbeda-beda yakni Jepang, Australia, Indonesia, dan Brunei Darussalam yang akan menyampaikan pandangannya terhadap pembelajaran pada masa Pandemi Covid-19.

Fachri menyampaikan  terhadap situasi pandemi covid-19 yang ada di indonesia & dampaknya dalam proses pembelajaran, ia juga menjelaskan beberapa inovasi yang ada / telah dikembangkan di masa pandemi ini selain itu,  ia  menjelaskan tentang Syarah Umrah sebagai learning management system di umrah & merdeka belajar kampus merdeka dimana universitas diberikan kemerdekaan untuk berkolaborasi / mengembangkan ilmu pengetahuan & teknologi.

Untuk lebih jelasnya lagi bisa di klik link youtube yang tertera dibawah :

Pendidikan Kimia Mengadakan Webinar Pemantauan Kualitas Air Sungai Dengan Menggunakan Pemodelan

0

Tanjungpinang, Selasa (08/12/2020) Program Studi Pendidikan Kimia FKIP UMRAH menyelenggarakan Webinar Pemantauan Kualitas Air Sungai Dengan Menggunakan Pemodelan dengan menghadirkan narasumber yang kompeten dibidangnya.

Acara ini dibuka oleh Dekan Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan (FKIP) Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Pd., disini program studi pendidikan kimia menghadirkan pemateri yang sangat handal didalam bidangnya yaitu Drs. Sri Lestari, M.Si., selaku dosen kimia Universitas Mulawarman. Dalam pembahasan “ Pemantauan Kualitas Air Sungai Dengan Menggunakan Pemodelan” ini banyak membahas mengenai bagaimana pemodelan untuk memantau kualitas air sungai.

Untuk lebih lengkap mengenai penyampaian materi oleh narasumber bisa diakses melalui laman web yang ada di bawah

 

Dari wawancara yang dilakukan bersama ibu Assist. Prof Fitriah Khoirunnisa, S.Pd., M. Ed., selaku ketua jurusan Program Studi Pendidikan Kimia harapan beliau pada kegiatan hari ini diharapkan dapat juga diimplementasikan terutama di wilayah Kepulauan Riau, sebab pemodelan untuk memantau kualitas air yang telah beliau sampaikan sangat menarik, aplikatif, dan memudahkan para pengguna. Terutama bagi adik-adik mahasiswa agar terus “melek” IPTEK dan peduli terhadap lingkungan, karena kita semua bertanggungjawab dalam melestarikannya bukan hanya otoritas pemerintah saja. Melalui pertemuan virtual ini, prodi juga mengharapkan jalinan kerjasama yang berkelanjutan antar UMRAH dengan UNMUL, seperti kegiatan yang telah dilakukan kali ini dan juga demi mendukung program pemerintah yakni Merdeka Belajar Kampus Merdeka, salah satu bentuk kegiatannya adalah pertukaran pelajar dimana mahasiswa dapat mengikuti perkuliahan yang diminatinya yang ada di prodi pendidikan kimia UNMUL, demikian juga sebaliknya.

Semoga ilmu yang telah didapatkan hari ini dapat diimplementasikan secara maksimal sehingga semakin banyak lagi ilmu yang didapatkan

Peserta Terbaik ke 1 dalam kegiatan Letsar CPNS diraih oleh salah satu Dosen Pendidikan Kimia FKIP UMRAH

0

Tanjungpinang, Jum’at (06/11/2020) Salah satu dosen Pendidikan Kimia FKIP Umrah berhasil menjadi Peserta Terbaik dalam kegiatan Diklat Latihan Dasar CPNS Golongan III Gelombang I Angkatan 1-6 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Acara ini dibuka secara resmi oleh Kepala PPSDM Aparatur

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan bekerja sama dengan Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Geologi, Mineral dan Batubara Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia ESDM, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Bandung).

Adapun Peserta yang mengikuti kegiatan Latsar Gelombang 1 sebanyak 269 peserta yang terbagi dalam 6 angkatan. Acara ini berlangsung selama 51 hari yang dibagi menjadi 3 : On campus 1 selama 18 hari, Off campus selama 30 hari dan On campus 2 selama 3 hari. Pembukaan dilaksanakan pada tanggal 10 Agustus 2020 dan Penutupan dilaksanakan pada tanggal 2 Novermber 2020. Selama kegiatan Latsar menggunakan SML Smile PPSDM dan zoom meeting.

Beberapa Tantangan yang dihadapi dalam mengikuti kegiatan Latsar ini adalah kegiatan Latsar kali ini berbeda dengan kegiatan Latsar sebelumnya yang menggunakan metode luring atau tatap muka. Namun pada kegiatan Latsar ini dilaksanakan dengan metode daring pada masa pandemi covid-19 sehingga yang menjadi tantangan adalah permasalahan jaringan pada masing-masing peserta. Peserta juga masih tetap diberikan tugas dan tanggung jawab dalam kegiatan yang dilaksanakan oleh program studi sehingga diperlukan manajemen waktu yang baik untuk menyelesaikan tugas yang diberikan oleh program studi dan juga tugas Latsar setiap harinya serta tugas aktualisasi di unit kerja.

Ibu Friska Septiani Silitonga S.Pd., M.Sc berhasil menjadi peserta terbaik dalam kegiatan Latsar CPNS ini. Adapun perasaan yang dirasakan ibu friska “Saya tidak menyangka akan memperoleh peringkat terbaik 1 pada angkatan 6 Latsar Gelombang 1 dan juga rasa bersyukur karna telah mampu menyelesaikan kegiatan aktualisasi dan Latsar dengan memberikan yang terbaik” Ujar Ibu Friska Septiani Silitonga S.Pd., M.Sc.

Harapan setelah menyelesaikan kegiatan ini adalah tetap mampu menginternalisasikan nilai-nilai akuntabilitas, nasionalisme, etika publik, komitmen mutu, dan anti korupsi serta peran dan kedudukan PNS dalam NKRI dalam pelaksanaan tugas dan fungsi dosen dalam pelaksanaan Tri Darma Perguruan Tinggi. Selain itu juga berharap kedepannya dapat memberikan pelayanan terbaik bagi stakeholder mahasiswa, masyarakat dan unit kerja Ujar Ibu Friska Septiani Silitonga S.Pd., M.Sc.

Kegiatan ini juga tidak lepas dari dukungan serta bimbingan Ketua Program Studi Pendidikan Kimia selaku mentor, coach dari PPSDM Aparatur, seluruh dosen yang ada di Program Studi Pendidikan Kimia yang telah membantu seluruh kegiatan aktualisasi, dan seluruh civitas akademika Program Studi Pendidikan Kimia yang telah membantu.

Kegiatan Latsar CPNS ini ditutup oleh PPSDM Geologi, Mineral dan Batubara oleh Ibu Derry Rosanti, dan diikuti oleh Sambutan Kepala Pusdiklat Pegawai Kemedikbud.

Di usianya yang Masih “Belia”, Program Studi Pendidikan Kimia FKIP UMRAH Meraih Peringkat Akreditasi B

0

Tanjungpinang, Senin (26/10/2020) Proses & Hasil Dari Akreditasi Program Studi Pendidikan Kimia FKIP UMRAH Menuju Akreditasi B

Acara dibuka oleh Rektor UMRAH, Prof. Dr. Agung Dhamar Syakti, S.Pi., DEA, dihadiri oleh seluruh pimpinan di lingkungan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, yaitu Bapak Dr. H. Abdul Malik, M.Pd selaku Dekan FKIP, Bapak Gatot Subroto, M.Pd selaku Wakil Dekan I FKIP, dan Bapak Satria Agus, M.Pd selaku Wakil Dekan II, serta para tamu undangan lainnya seperti Ketua Penjamin Mutu UMRAH dan beberapa stakeholders.

Akhirnya setelah melauli proses selama 2 hari Program Studi Pendidikan Kimia FKIP UMRAH meraih akreditasi B dengan No. SK : 6600/SK/BAN-PT/Akred/S/X2020 , terimakasih kepada semua pihak atas dukungan & bantuan dari semua pihak dalam proses Asesmen Lapangan (AL) untuk meraih akreeditasi B pada Program Studi Pendidikan Kimia FKIP UMRAH.

Dalam proses Asesmen Lapangan Akreditasi Program Studi Pendidikan Kimia melibatkan beberapa perwakilan mahasiswa yang terdiri dari mahasiswa aktif setiap angkatannya, mulai dari angkatan 2016-2020, adapun perwakilan alumni dari angkatan 2013-2016. Program Studi juga mengundang para stakeholder (pengguna alumni) dari beberapa instansi yang ada seperti sekolah menengah atas, dinas-dinas terkait, & perwakilan orangtua mahasiswa.

Seluruh dosen di Program Studi tentu saja terlibat sejak proses penyusunan borang akreditasi di pertengahan tahun 2018 hingga pelaksanaan Asesmen Lapangan (AL) yg telah terselenggara pada 12-13 Oktober 2020 secara daring. Peran dari mahasiswa, alumni, stakeholder, serta dari para dosen tentu saja sangat mempengaruhi kredibilitas Program Studi untuk melihat sejauh mana Program Studi sudah mampu menerapkan visi-misi serta target yang sudah dirumuskan.

Adapun pada kegiatan Asesmen Lapangan (AL) terdapat beberapa poin yang dinilai oleh Asesor. Proses penilaian dalam akreditasi meliputi 7 standar, di antaranya visi & misi, tujuan & sasaran, tata pamong & manajemen, mahasiswa, Sumber Daya Manusia, keuangan / sarana & prasarana, serta riset & kerjasama. Ketujuh aspek tersebutlah yang menjadi pedoman dalam proses penilaian akreditasi suatu Program Studi.

Kemudian target yang ingin dicapai dari Asesmen Lapangan (AL) ini tentu saja program studi yang semakin meningkat baik dari aspek akademik maupun non akademik di ranah regional, nasional, bahkan internasional, kami optimis dengan pencapaian tersebut ke depannya, insyaAllah, karena kami mempunyai mahasiswa-mahasiswi serta dosen-dosen yang hebat yang akan mampu mewujudkan hal tersebut.

Harapan kedepannya dengan amanah peringkat akreditasi yang diperoleh sekarang semoga seluruh civitas akademik di Program Studi semakin bersemangat untuk terus berkontribusi serta berperan aktif dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi (Pendidikan, Penelitian, & Pengabdian kepada Masyarakat). Juga tentu saja harapan kami semua, semoga dengan pencapaian ini dapat semakin meningkatkan animo calon mahasiswa untuk memilih program studi pendidikan kimia FKIP UMRAH, sehingga mereka tidak perlu jauh-jauh lagi ke luar Kepri untuk menempuh jurusan ini, bahkan kami juga tentunya membuka peluang bagi calon-calon mahasiswa luar Kepri yang berminat menempuh pendidikan dengan spesialisasi bidang ilmu pendidikan kimia yang mengintegrasikan aspek kemaritiman untuk berkuliah di sini. Ujar Ibu Fitriah Khoirunnisa, S.Pd., M.Ed. saat diwawancarai.

Setelah melalui berbagai rangkaian proses menuju reakreditasi selama lebih kurang 2 tahun persiapan, akhirnya program studi Pendidikan Kimia yang berada di lingkungan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) memperoleh peringkat akreditasi B. Hal ini tentu saja sangat melegakan dan membahagian seluruh civitas akademik yang tergabung di dalamnya. Bagaimana tidak, di usianya yang masih terbilang “belia” yaitu baru berusia 7 tahun, program studi sudah dapat menujukkan kredibilitasnya di tingkat eksternal.

Berikut sertifikat areditasi yang telah didapatkan setelah dilaksanakannya Asesmen Lapangan :
SERTIFIKAT AKREDITASI PRODI PEND KIMIA

Pedoman Penulisan Makalah Untuk Mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia

0

Tanjungpinang, Kamis (22/10/2020) Program Studi Pendidikan Kimia FKIP UMRAH Mengeluarkan Pedoman Penulisan Makalah Untuk Mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia

Pedoman penulisan makalah ini dibuat oleh Dosen Program Studi Pendidikan Kimia Ibu Rita Fitriani, S.Pd., M.Pd.

Pedoman ini dirancang agar mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia lebih mudah dalam menuliskan makalah serta juga mampu menambahkan wawasan & pengalaman kepada mahasiswa mengenai penulisan makalah itu seperti apa. Kemudian juga mahasiswa diharapkan untuk selalu rajin membaca & meningkatkan kemampuannya dalam membuat makalah maupun yang lainnya agar menjadi seorang mahasiswa yang unggul serta berprestasi.

Harapan kedepannya untuk mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan Universitas Maritim Raja Ali Haji semakin mahir serta handal dalam penulisan makalah dan selalu update terhadap apa saja yang terbaru pada penulisan makalah tersebut.

 

Berikut panduan penulisan makalah dapat diunduh :
PEDOMAN PENULISAN MAKALAH PRODI PENDIDIKAN KIMIA FKIP UMRAH 2020

Yudisium Program Studi Pendidikan Kimia September Tahun 2020

0

Tanjungpinang, Kamis (24/09/2020) Program Studi Pendidikan Kimia FKIP UMRAH Mengadakan Yudisium Bersama Mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia

Acara ini dibuka oleh Wakil Dekan 1 Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan (FKIP) Assist. Prof. Gatot Subroto, S.S., M.Pd

Agenda yang dilaksanakan dengan menggunakan metode secara langsung, karena banyak dari mahasiswa yang mengajukan untuk diadakannya Yudisium secara tatap muka. Dikarenakan mahasiswa-mahasiswi mengetahui bahwa wisuda akan diladakan secara daring, sehingga untuk menimbulkan kesan momentum yang dapat dikenang maka mahasiswa ingin mengajukan secara langsung sesuai dengan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan.

Pada acara Yudisium ini terdapat 15 orang yang mengikuti kegiatan Yudisium, dan dari 15 orang tersebut terdapat 1 orang sebagai pemuncak pada Program Studi Pendidikan Kimia yaitu bernama Yunita A’isara dengan IPK 3,78 serta meraih Predikat “Dengan Pujian”

Saat diwawancarai Yunita A’isara, beliau mengutarakan pesan dan harapannya untuk perkembangan Program Studi Pendidikan Kimia adalah sebagai berikut :

  1. Sejujurnya saya tidak pernah berfikir untuk menstrategikan diri untuk menjadi pemuncak. Selama berkuliah di umrah saya hanya fokus untuk menyelesaikan kuliah dengan deadline waktu selama 4 tahun, jika ditanya mengenai strateginya. Selama saya kuliah saya aktif bertanya selama proses pembelajaran di kelas, kemudian mengerjakan tugas yang diberikan dosen karena dari tugas itu lah yang menjadi tanggungjawab untuk saya. Selain itu aktif mengikuti organisasi di kampus agar menjadi mahasiswa yang dapat bersosialisasi dengan organisasi lainnya. Pandai mengatur waktu untuk kuliah dan kegiatan yang lainnya. Pastikan membuat daftar deadline tugas, dan daftar target kapan harus selesai wisuda. Pada dasarnya strategi itu berasal dari berusaha, berdoa maka insyaallah akan berhasil jangan pernah menyerah.
  2. Jangan pernah menyerah dan putus asa, ingat perjuangan orang tua atau orang yang mengkuliahkan dan membiayai kehidupan mereka. Pada dasarnya mereka ingin yang terbaik untuk masa depan anaknya. Berdoa kepada allah swt agar segala urusannya di permudah. Ingat lagi ketika hampir menyerah, sudah berapa banyak semester yang dilalui, buktikan bahwa kalian bisa, buktinya semester yang dilalui bisa selesai bukan. Buat adik adik siapkan kuliahnya jangan malas apalagi sampai berhenti ketika hampir mendekat garis finish. Liatlah perjuangan kalian, karena kalian termasuk orang orang yang beruntung bisa kuliah. Jika kalian punya mimpi yang besar wujudkan mimpi itu, jangan setengah setengah dalam mendekatkan mimpi itu. Semoga kelak kalian dapat membanggakan almamater tercinta universitas maritim raja ali haji.
  3. Insyaallah jika saya beruntung dan diterima maka saya ingin bekerja di sebuah PT Daerah lobam. Atau saya melanjutkan bisnis makanan dan mengajar private.
  4. Semoga prodi pendidikan kimia dapat menghasilkan wisudawan/wisudawati yang berakhlak mulia, kompeten, berjiwa tangguh, dapat menjadi panutan di bidang pendidikan atau bidang lain. Dapat memberikan prestasi yang unggul dibidang pendidikan kimia dan dapat bersaing dengan universitas lainnya di bidang pendidikan kimia. Sukses terus dan maju terus untuk prodi pendidikan kimia.

Saat diwawancarai bapak Assist. Prof. Gatot Subroto, S.S., M.Pd beliau mengutarakan harapannya dari kegiatan Yudisium yang dilaksanakan ini adalah sebagai berikut :

  1. Harapan kedepannya para alumni ini tetap menjaga nama baik almamaternya baik itu nama Program Studi Pendidikan Kimia maupun Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan serta nama baik kampus yaitu Universitas maritim Raja Ali Haji karena mereka ini merupakan lulusan dari Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan (FKIP).
  2. Harapan kami nantinya para alumni ini lebih banyak yang bekerja di bidang pendidikan yang menjadi guru baik di tingkat pendidikan dasar sampai ke tingkat pendidikan menengah.
  3. Harapan dari kami tetap rendah hati walaupun mereka sudah menyelesaikan studinya, sudah mendapat gelar sarjana. Pendidikan yang mereka raih saat ini bukan murni dari usaha mereka sendiri namun ada juga dukungan kemudian doa juga dari orang-orang yang berada di sekitar, jangan sombong tetap rendah hati, yang artinya harus bersyukur dan jangan lupa meletakkan rasa syukurnya kepada Allah subhanahu wa ta’ala.

 

Berikut Link Untuk Dokumentasi & Data Lebih Lanjutnya Dapat Diunduh Pada Link Dibawah Ini :

1. https://drive.google.com/drive/folders/1D6yu_Ri81tCJxg7M9QM1_HXmMvFtPa7z?usp=sharing

2. SK Yudisium Prodi P.Kimia_September 2020

Dosen dan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia FKIP UMRAH Mengedukasi Masyarakat Kelurahan Senggarang untuk Membuat Pestisida Organik Ramah Lingkungan

0

Tanjungpinang, Selasa (19/09/2020) Dosen dan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia FKIP UMRAH Mengedukasi Masyarakat Kelurahan Senggarang untuk Membuat Pestisida Organik Ramah Lingkungan

Foto: Proses pembuatan pestisida organik (pra-pelaksanaan)

Tim Dosen dan Mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Kimia, FKIP UMRAH, kembali melaksanakan kegiatan bagi masyarakat, kali ini tentang pembuatan Pestisida Organik Ramah Lingkungan. Tim dosen terdiri dari Ibu Fitriah Khoirunnisa, M.Ed., Ibu Dina Fitriyah, M.Si., dan Ibu Rita Fitriani, M.Pd., sedangkan tim mahasiswa terdiri dari Dhimas Prihandono, Ratih Wulandari, dan Fatrida Pujiastuti, semua tim berasal dari Program Studi Pendidikan Kimia FKIP UMRAH. Kegiatan dilaksanakan di kediaman Bapak Maryono, Ketua RT 01 RW 05 Kelurahan Senggarang dengan menghadirkan 12 warga yang pekerjaan utama ataupun pendukung mereka adalah petani di lingkungan RT setempat.

Ibu Fitriah Khoirunnisa selaku Ketua Pelaksana kegiatan mengatakan bahwa target petani yang diedukasi pada awalnya hanya maksimal 10 orang, namun ternyata antusiasme mereka sangat tinggi sehingga para masyarakat yang tiba-tiba hadir tetap dipersilakan bergabung dalam kegiatan dan tentu saja dengan pengawasan protokol kesehatan yang ketat. Hal tersebut juga ditambahkan oleh Bapak Maryono, “Ya, memang benar kegiatan dilakukan di kediaman saya dan tim pelaksana juga telah membagikan masker kepada kami serta mengatur penjagaan jarak sehingga kami juga merasa aman dan nyaman selama kegiatan berlangsung”.

Telah diketahui berdasarkan hasil survey dan wawancara tim pelaksana kepada perwakilan kelompok tani di kelurahan Senggarang, bahwa selama ini mereka menggunakan pestisida kimia untuk tanaman mereka. Mereka juga merasakan biaya yang lumayan besar yang harus dikeluarkan untuk membeli pestisida kimia tersebut. Sehingga ketika diberikan edukasi mengenai pestisida organik ramah lingkungan ini, mereka sangat merasa terbantu karena bahan baku sangat mudah didapatkan dan ada di sekitar mereka.

Bu Dina Fitriyah selaku tim pelaksana juga mengatakan bahwa bahan baku pestisida organik ramah lingkungan ini dijamin mudah didapatkan dan mampu membasmi hama pada tanaman, bahan baku yang digunakan juga sangat mudah didapatkan yaitu terdiri dari bawang merah, bawang putih, jahe, kencur, kunyit, lengkuas, temulawak, sereh, temugiring, air tajin, air gula merah. Beliau juga menambahkan bahwa ada bahan tambahan lain seperti pupuk organik cair dan alkohol 40% yang perlu ditambahkan dalam formula, itupun dengan porsi yang sangat sedikit, penambahan bahan tersebut dibutuhkan karena selama proses pembuatan pestisida organik harus difermentasi dulu selama 2 hingga 4 pekan sebelum dapat digunakan untuk tanaman. Alkohol berfungsi sebagai antiseptik dari kontaminan agar tidak ada bakteri pengganggu yang ikut bereaksi selama proses fermentasi sedangkan pupuk organik cair dibutuhkan sebagai penyedia bibit bakteri.

Kegiatan dilakukan dengan teknis pembagian kelompok, dimana tiap kelompok terdiri dari 4-5 petani yang dibimbing oleh 1 tim pelaksana per kelompoknya. Di sinilah proses edukasi dilakukan, yaitu penjelasan singkat mengenai jenis-jenis pestisida lalu dilanjutkan dengan penanyangan video pembuatan pestisida organik ramah lingkungan yang dapat disaksikan melalui channel youtube https://www.youtube.com/watch?v=BsC3CX3q2_E dan diselingi sesi tanya jawab selama penanyangan video. Tiap petani juga mendapatkan modul pembuatan pestisida organik yang diberikan oleh tim pelaksa untuk memudahkan mereka memahami isi video. Setelah para petani memahami dengan jelas proses pembuatan pestisida organik, selanjutnya mereka dipandu untuk mengisi kuisioner mengenai respon mereka terhadap materi yang diberikan.

Pak Suhairi, salah satu petani yang hadir mengatakan, “Kami sangat berterima kasih kepada tim dari FKIP UMRAH telah berkenan berbagi informasi mengenai pestisida organik, kami merasa sangat terbantu mudah-mudahan kegiatan-kegiatan berikutnya bisa terus dijalankan di lingkungan kami.” Beliau juga menyampaikan bahwa selain pestisida yang ramah lingkungan, mereka juga membutuhkan edukasi mengenai pupuk organik. “Ya, insyaAllah kita akan coba realisasikan untuk kegiatan berikutnya, semoga dilancarkan”, ujar Bu Fitriah.

Kegiatan ditutup dengan pembagian produk pestisida organik ramah lingkungan kepada seluruh peserta kegiatan. Semoga bermanfaat.

 

Sumber: ulasan.co

Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Prodi Pendidikan Kimia FKIP UMRAH

0

Tanjungpinang, Selasa (15/09/2020) Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Program Studi Pendidikan Kimia FKIP UMRAH.

Acara ini dibuka oleh Dekan Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan (FKIP) Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Pd.,

Agenda yang dilaksanakan selama kurang lebih 2 hari adalah dengan menggunakan metode secara daring karena pada tahun ini sangat jauh berbeda dengan tahun yang lalu PKKMB nya karena PKKMB kali ini kita laksanakan melalui daring/online disebabkan untuk mejaga antisipasi dari protokol dari COVID-19 yang sudah meluas.

Pada tahun ini jumlah peserta yang mengikuti PKKMB di Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) sebanyak 984 mahaiswa dari berbagai daerah, kemudian untuk di Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan (FKIP) sebanyak 292 orang & Khususnya pada Program Studi Pendidikan Kimia itu sendiri sebanyak 20 orang.

Berikut data mahasiswa baru Program Studi Pendidikan Kimia FKIP UMRAH Tahun 2020

 1 2003040001 ANNISA FITRI PENDIDIKAN KIMIA
 2 2003040002 SUPERLESMAN LAIA PENDIDIKAN KIMIA
 3 2003040003 LILI NOVITA PENDIDIKAN KIMIA
 4 2003040004 MARTIN AGUSTINA SARI PENDIDIKAN KIMIA
 5 2003040005 EKA PENDIDIKAN KIMIA
 6 2003040006 LIBERTINA HALAWA PENDIDIKAN KIMIA
 7 2003040007 NURHAYATI PENDIDIKAN KIMIA
 8 2003040008 RISKI DWI SAPUTRI PENDIDIKAN KIMIA
 9 2003040009 REFY REFANI BR. TARIGAN PENDIDIKAN KIMIA
 10 2003040010 DEWI SAFITRI PENDIDIKAN KIMIA
 11 2003040011 AKEZIA ROYANI BR. SIMANJUNTAK PENDIDIKAN KIMIA
 12 2003040012 MELIA PUSPITA PENDIDIKAN KIMIA
 13 2003040013 ANITA YUSFADDILLAH PENDIDIKAN KIMIA
 14 2003040014 ASTRI INTAN ARTAULI BR. SIHOMBING PENDIDIKAN KIMIA
 15 2003040015 MONIKA PUTRI PARDEDE PENDIDIKAN KIMIA
 16 2003040016 DEBI YULIA RAMADHANI ‘AINI PENDIDIKAN KIMIA
 17 2003040017 SALSA MARCELA PENDIDIKAN KIMIA
 18 2003040018 FITRI MARSANDA PENDIDIKAN KIMIA
 19 2003040019 AISYAH PENDIDIKAN KIMIA
 20 2003040020 RITA HARTATI PENDIDIKAN KIMIA

 

Untuk data lebih lanjutnya dapat di unduh pada data berikut :

NIM MAHASISWA UMRAH 2020 Revisi Jadwal Pelaksanaan PKKMB FKIP UMRAH_2020

Saat di wawancarai Ketua Jurusan Program Studi Pendidikan Kimia Ibu Assist. Prof Fitriah Khoirunnisa S.Pd., M. Ed, beliau mengutarakan harapannya dari kegiatan PKKMB yang dilaksanakan ini adalah sebagai berikut :

1. mahasiswa berkomitmen kuat untuk menuntaskan perkuliahan tanpa putus di tengah jalan.

2. Mahasiswa menjadi kompeten di bidang pendidikan kimia ataupun kimia sesuai dengan profil prodi pendidikan kimia, yang dimana disini terdapat beberapa aspek yang bisa menjadi acuan bagi para mahasiswa baru maupun mahasiswa lama. Adapun profil yang dimaksud itu adalah :

A. Pendidik, yang dimana disini mahasiswa sebagai perancang pembelajaran kimia dan     atau IPA yang memiliki kemampuan mendesain suatu sistem instruksional sesuai dengan teori pembelajaran & mengaplikasikannya ke dalam pembelajaran tersebut.

B. Peneliti Pemula Pendidikan, disini mahasiswa dapat dianggap sebagai seorang fasilitator pembelajaran kimia dan atau IPA yang kreatif & inovatif dengan penguasaan materi yang baik & memiliki kemampuan menggunakan teknologi informasi, serta diiringi dengan kemampuan komunikasi yang efektif.

C. Pengelola Laboratorium,  adapun disini mahasiwa sebagai pengelola laboratorium kimia yang memiliki kemampuan manajemen laboratorium yang baik.

D. Enterpreuner, disinilah peluang sebagai mahasiswa dapat menjadi sebagai seorang wirausahawan yang mengembangkan potensi lokal kemaritiman dalam bidang kimia dan atau pendidikan kimia.

E. Manajer, peluang-peluang mahasiswa selain menjadi seorang enterpreuner juga dapat sebagai seorang pemimpin yang memiliki kemampuan manajerial yang mumpuni dalam institusi kependidikan.

3. Selain kompeten di bidang akademik, mhs p.kimia jg harus mampu mengimbangi pencapaiannya di bidang non akademik, salah satu contohnya ikut terlibat dalam organisasi yg juga mampu mengasah skill dalam bermasyarakat dan terutama harus selalu menjaga etika serta adab dalam bertutur dan bersikap.

4. mampu menjadi panutan dan menjadi motor penggerak utk segala kegiatan inovatif di prodi serta saling mendukung antar mahasiswa.

5. Menjadikan camaba sebagai calon guru yang profesional, cinta tanah air, dan dapat berdaya saing secara global.

 

Pendidikan Kimia Mengadakan Webinar Coaching Clinic Proposal Penelitian DRPM

0

Tanjungpinang, Sabtu (12/09/2020) Program Studi Pendidikan Kimia FKIP UMRAH menyelenggarakan Webinar Coaching Clinic Proposal Penelitian DRPM dengan menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya.

Acara ini dibuka oleh Dekan Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan (FKIP) Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Pd.,

Disini program studi pendidikan kimia menghadirkan pemateri yang sangat handal didalam bidangnya yaitu Prof.Dr. Saryono selaku dosen kimia Universitas Riau, Dalam pembahasan mengenai “Coaching Clinic Proposal Penelitian DRPM” ini bayak membahas mengenai bagaimana Coaching Clinic, kemudian anatomi PDF proposal, dan juga 8 tahap dari pengelolaan penelitian.

Untuk lebih lengkap mengenai penyampaian materi oleh narasumber disini bisa diakses melalui laman web

 

Dari wawancara yang dilakukan bersama ibu Assist. Prof Fitriah Khoirunnisa, S.Pd., M. Ed., selaku Ketua Jurusan Program Studi Pendidikan Kimia harapan beliau pada kegiatan hari ini diharapkan dapat lebih membuka wawasan kita semua secara umum dan khususnya kami di program studi Pend.Kimia FKIP UMRAH, sebab apa yang selama ini sudah dicapai terkait penerimaan hibah ini oleh dosen-dosen tentu harus terus di upgrade dengan tambahan informasi dan ilmu dari pakar kita hari ini, yaitu Bapak Prof. Suryono, M.Si., agar kita semua satu persepsi dan satu tujuan dalam berkompetisi memenangkan hibah DRPM dikti.

Semoga ilmu yang telah didapatkan hari ini dapat diimplementasikan secara maksimal sehingga semakin banyak lagi penerima hibah penelitian/pengabdian dari DRPM Dikti.

Program Studi Pendidikan Kimia FKIP UMRAH akan menyelenggarakan Webinar Coaching Clinic

0

Tanjungpinang, Jum’at (11/09/2020) Program Studi Pendidikan Kimia FKIP UMRAH akan menyelenggarakan Webinar Coaching Clinic Proposal Penelitian DRPM dengan menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya, pada Sabtu tanggal 12 September 2020

Prof. Dr. Saryono (Dosen Kimia Universitas Riau)
– Tim Reviewer Dilitabmas Dikti/DRPM (20015 – sekarang_
– Tim Reviewer RISPRO LPDP (2015 – sekarang)
– Tim Reviewer Program Coop dan PMW/KBMI Ditmelmawa Dikti (2006 – sekarang)
– Tim Penyusun Panduan Penelitian DRPM edisi VII, IX, X, XI, XII
– Tim Penyusun Panduan Kompetensi Bisnis Mahasiswa Indonesia (2016 – 2019)
– Tim Asesor Sertifikasi Dosen
– Dewan Editor Jurnal Natur Indonesia

Jadwal kegiatan:
Sabtu, 12 September 2020
Pukul 09.30 – 11.30 WIB

Link Pendaftaran :
https://bit.ly/PendKimiaUMRAHwebinar